Mabur.co – Di usianya yang hampir menginjak 39 tahun pada 24 Juni esok, Lionel Messi masih menjadi andalan tim Albiceleste Argentina di ajang Piala Dunia 2026.
Dari total lima gol yang dilesakkan Argentina dalam dua pertandingan penyisihan grup sejauh ini, seluruh gol turut disumbangkan oleh Messi seorang. Namanya pun saat ini menjadi pemimpin daftar top skor sementara dengan lima gol tersebut.
Padahal dalam dua pertandingan menghadapi Aljazair dan Austria tersebut, Messi sebetulnya tidak banyak berlari atau menggiring bola di sepanjang pertandingan.
Menurut statistik dari FIFA, Selasa (23/6/2026), ia tercatat hanya 57 kali menguasai bola di laga menghadapi Aljazair, dan 71 kali saat menghadapi Austria dini hari tadi.
Namun dari angka sentuhan yang terbilang minim tersebut, Messi lagi-lagi sukses menciptakan magic bagi timnas Argentina, dan mampu membawa Tim Tango (julukan timnas Argentina) lolos ke babak 32 besar.
Faktor Usia Pengaruhi Performa
Faktor usia memang sepertinya sudah cukup memberi pengaruh bagi performa Messi secara keseluruhan. Padahal di ajang Piala Dunia pertamanya pada tahun 2006 silam, Messi adalah salah satu pemain paling lincah dan cepat yang dimiliki oleh timnas Argentina. Bahkan ia juga dijuluki La Pulga (si Kutu) berkat ciri khas kelincahannya tersebut.
Sementara di usianya saat ini, Messi lebih memilih untuk bermain efektif, dan sesekali melakukan arahan kepada rekan-rekan setimnya, untuk mengarahkan bola ke ruang-ruang kosong, yang mana salah satunya juga diciptakan oleh Messi sendiri.
Kendati demikian, ketika bola sudah berada di kakinya, apalagi jika sudah di depan gawang lawan, publik sepertinya sudah siap menantikan aksi magic dari mantan pemain Barcelona tersebut, untuk bisa membawa perubahan signifikan bagi timnas Argentina.
Dengan bermain lebih efektif dan lebih banyak melakukan scanning (mengamati sekeliling lapangan), Messi tetap mampu menjalani pertandingan di Piala Dunia kali ini dalam mode yang cenderung “minimalis”, namun tetap mampu menghasilkan sesuatu yang paling dinanti-nantikan oleh banyak orang, yakni mencetak gol dan memberikan kemenangan untuk Tim Tango Argentina.
Torehan lima gol Argentina dalam dua pertandingan Piala Dunia 2026 yang hanya disumbangkan oleh Lionel Messi, menjadi bukti nyata bahwa seorang pahlawan tidak harus selalu muncul setiap saat, melainkan hanya perlu muncul di saat yang tepat.
Dengan statusnya sebagai legenda hidup Argentina, tentunya Messi siap kembali menorehkan namanya di catatan sejarah sepak bola dunia, dan kembali membawa Albiceleste mempertahankan status juara dunianya pada tahun ini. (*)

