Layang-layang Berbagai Penjuru Dunia Hiasi Langit Pantai Parangkusumo

2 Min Read
Kite festival at sunset with numerous colorful kites in the sky and people gathered along the beach.
Pengunjung sedang melihat layang-layang di acara Jogja International Kite Festival (JIKF). (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co- Langit Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta, dipenuhi warna-warni layang-layang dari berbagai penjuru dunia di ajang Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 yang mengusung tema “Melayang Bersama Keluarga Mewujudkan Generasi Emas yang Bertradisi, Berbudaya, dan Berinovasi”. Acara yang juga terwujud sebagai kolaborasi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Giant cartoon character kite with other colorful kites flying in a dusk sky at a festival.
Langit Pantai Parangkusumo, Bantul, dipenuhi warna-warni layang-layang dari berbagai penjuru dunia di ajang Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarijiyanto, mengatakan, Jogja International Kite Festival 2026 menghadirkan 32 klub layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi dari 17 negara, di antaranya Amerika Serikat, India, Vietnam, Tiongkok, Lithuania, Brazil, Haiti, Lebanon, Jerman, Tunisia, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya.

“Layang-layang bukan hanya sekadar permainan atau perlombaan, melainkan media yang mampu menyatukan berbagai bangsa dalam semangat persahabatan,” katanya, Minggu (12/7/2026).

Man in orange tiger-pattern shirt with blue mirrored sunglasses at an outdoor festival, with stage scaffolding behind.
Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarijiyanto. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi mengatakan, JIKF merupakan ruang perjumpaan budaya yang memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi budaya bertaraf internasional.

“Festival ini menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya, warna, bentuk, dan imajinasi yang bergerak mengikuti arah angin,” katanya.

Man wearing a gray hat and blue polo shirt at an outdoor festival, tents and a stage structure visible in the background.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Imam mengatakan, penyelenggaraan festival budaya berskala internasional seperti JIKF menjadi salah satu upaya memperkuat promosi pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta memperluas jejaring kerja sama budaya di tingkat global.

“Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhi beragam kegiatan mulai dari OLLANESIA (Olimpiade Layang-layang Pelajar Indonesia), lomba mewarnai, pertunjukan layang-layang internasional, pameran UMKM, hingga Night Flying Kite Show yang menjadi salah satu atraksi unggulan festival,” katanya. ***  

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar