Situs Bersejarah di Bogor Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Apa Saja?

2 Min Read
Situs Arca Domas di Bogor, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Bogor – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) akan melakukan penataan sekaligus pengembangan sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sejumlah situs bersejarah tersebut bahkan rencananya akan disiapkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi Cagar Budaya Nasional.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat ditemui di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (11/8/2026).

Dilansir Antara, Fadli mengatakan, penataan sejumlah situs bersejarah ini dilakukan untuk memperkuat pelestarian sekaligus mengembangkan potensi sejarah dan budaya di Kabupaten Bogor.

“Kita sedang merevitalisasi beberapa situs di Kabupaten Bogor. Kita baru angkat itu Batu Cianten dan kita buat museum, nanti kita tata beberapa situs warisan budaya dunia dan kita akan tingkatkan menjadi Cagar Budaya Nasional,” katanya.

Situs yang Jadi Perhatian

Sejumlah situs yang menjadi perhatian antara lain situs prasasti Ciaruteun, situs prasasti Kebon Kopi 1, Kebon Kopi 2, dan situs prasasti Jambu yang menyimpan jejak peninggalan kerajaan Tarumanegara.

Serta kawasan Arca Domas yang merupakan situs prasejarah yang berkaitan dengan tradisi pemujaan terhadap leluhur atau nenek moyang dengan temuan punden berundak hingga batu-batu menhir.

Penataan sendiri rencananya tidak hanya dilakukan untuk menjaga peninggalan sejarah, namun juga dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Bogor.

Potensi Wisata

Fadli menyebut Bogor memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari wisata budaya, sejarah, religi, kuliner hingga wisata alam.

“Terutama yang wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, kita tentu di Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama,” ujarnya.

Menurut Fadli, pengembangan situs sejarah harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga nilai dan keaslian peninggalan budaya.

Dengan penataan yang lebih baik, situs-situs tersebut diharapkan dapat lebih dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar