Arisan, Akulturasi Budaya Tionghoa dan Nilai Lokal Indonesia

2 Min Read
Four women in hijabs sit at a cafe table, smiling as one holds cash and the others cheer or clap, suggesting a money-related exchange or celebration.
Arisan merupakan salah satu tradisi sosial yang sangat dikenal dan dipraktikkan luas di Indonesia. (Ilustrasi Foto: Istimewa)

Mabur.co–  Arisan merupakan salah satu tradisi sosial yang sangat dikenal dan dipraktikkan luas di Indonesia.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana pengumpulan dana secara bergilir, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan sosial antaranggota masyarakat.

Meskipun begitu, tidak banyak yang mengetahui bahwa akar dari praktik arisan ini ternyata berasal dari budaya Tionghoa yang telah berakulturasi dengan nilai-nilai lokal Indonesia.

Secara historis, konsep arisan diyakini sudah dikenal dalam komunitas Tionghoa selama lebih dari seribu tahun.

Bentuk Solidaritas dan Dukungan Finansial

Sistem ini berkembang sebagai bentuk solidaritas dan dukungan finansial antaranggota komunitas melalui metode kontribusi dan penerimaan bergilir.

Media Antara, Sabtu (25/7/2026) menyebutkan, dengan masuknya pedagang Tionghoa ke wilayah Nusantara pada masa perdagangan internasional dahulu, terjadi proses akulturasi budaya yang menyebabkan konsep ini diadopsi dan dimodifikasi oleh masyarakat Indonesia.

Di Indonesia, arisan tidak dapat diklaim sebagai milik etnis atau daerah tertentu. Praktik ini telah mengakar kuat dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat secara menyeluruh, mulai dari perkotaan hingga pedesaan.

Dalam perkembangannya, nilai-nilai lokal seperti gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan turut memperkaya makna arisan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, arisan dilakukan oleh kelompok orang yang berkumpul secara berkala sesuai dengan kesepakatan. Setiap anggota menyetor sejumlah uang atau barang dalam nominal yang telah ditentukan.

Setelah itu, dilakukan pengundian untuk menentukan siapa yang berhak menerima dana atau barang pada periode tersebut. Proses ini berlanjut hingga seluruh peserta memperoleh bagian mereka masing-masing. ***

TAGGED:
Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar