Mabur.co – Kamu tukang selingkuh? Atau paling tidak, pernah selingkuh dari pasangan? Jika ya, berarti kamu tak lebih baik dari kera satu ini.
Namanya Owa Jawa atau dalam bahasa latin disebut Hylobates moloch. Satwa lucu yang juga dikenal dengan sebutan Javan gibbon atau silvery gibbon ini merupakan primata endemik yang hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa.
Kera mungil berwarna abu-abu keperakan ini, dikenal sangat setia terhadap pasangannya. Atau dalam dunia hewan disebut monogami. Artinya, seumur hidup mereka hanya memiliki satu pasangan.
Tak hanya setia, Owa Jawa juga dikenal sebagai hewan yang sangat romantis. Dilansir dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia, sepasang Owa Jawa akan selalu bersama pasangannya, baik saat mencari makan, bermain, maupun beristirahat.
Satu hal yang juga menarik, Owa Jawa juga memiliki kebiasaan melakukan “morning call” atau semacam suara panggilan yang lantang dan khas. Biasanya, Owa Jawa betina akan “bernyanyi” setiap beberapa hari sekali di pagi hari, untuk mempertegas batas wilayah mereka.
Tidak jarang, Owa Jawa jantan dan betina juga kerap bernyanyi bersama-sama sebagai bentuk komunikasi sekaligus cara memperkuat ikatan antar-pasangan.
Keromantisan sepasang Owa Jawa juga terlihat dari perilaku mereka yang kerap membersihkan bulu pasangan masing-masing.
Yakni dengan cara duduk bersama dan saling berdekatan, yang menunjukkan adanya hubungan sosial dan emosional yang sangat kuat.
Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia, menyebut Owa Jawa bisa bergerak lincah di antara pepohonan dengan cara bergelantungan, menjalani hidup dalam kelompok kecil berbasis keluarga inti.
Biasanya, kelompok ini terdiri dari sepasang induk (jantan dan betina) serta anak-anak mereka. Kehidupan berkelompok ini memperlihatkan betapa Owa Jawa adalah makhluk sosial yang sangat menyayangi dan melindungi keluarganya, dengan interaksi yang penuh perhatian dan kehangatan.
Sayangnya, keberadaan Owa Jawa saat ini sudah sangat langka ditemui di habitatnya.
Menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources), Owa Jawa dikategorikan sebagai satwa dengan status Terancam Punah.
Di Indonesia, Owa Jawa juga termasuk ke dalam daftar satwa dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Saat ini jumlah populasi Owa Jawa diperkirakan hanya tinggal 1000 -4000 ekor dengan sebaran meliputi wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Banten. ***



