Mabur.co- Di setiap penerbangan, tak jarang kita mendengar instruksi yang selalu sama: “Mohon aktifkan mode pesawat pada ponsel Anda.” Meskipun terdengar sepele dan seperti formalitas belaka, aturan ini ternyata menyimpan sejumlah alasan yang tak bisa dianggap remeh.
Penggunaan ponsel selama penerbangan kerap menimbulkan pertanyaan, terutama terkait keamanan sinyal terhadap sistem navigasi pesawat.
Salah satu fitur yang diwajibkan aktif oleh maskapai adalah mode pesawat atau airplane mode. Fitur ini dirancang untuk mematikan seluruh koneksi nirkabel seperti jaringan seluler, Wi-Fi, dan Bluetooth dalam satu langkah.
Seorang pilot membongkar alasan mengapa harus mengaktifkan mode pesawat saat terbang. Penjelasan ini diungkapkan melalui sebuah video viral di media sosial.
Dalam video yang ditonton hampir 900 ribu kali di platform TikTok itu, pilot dengan nama pengguna @perchpoint itu mengatakan bahwa pada dasarnya, lupa mengaktifkan airplane mode pada ponsel tak bakal mengganggu sistem atau membuat pesawat terjatuh dari langit.
“Ini (lupa mengaktifkan airplane mode) bukanlah kiamat, pesawat tidak akan jatuh, dan bahkan tidak akan mengganggu sistem di dalamnya jika Anda lupa mengaktifkan mode pesawat,” ujarnya, melansir Fox News, Kamis (16/4/2026).
Di awal penjelasannya, pilot tersebut langsung meluruskan anggapan yang sering beredar. Ia menegaskan bahwa ponsel tidak akan membuat pesawat jatuh atau merusak sistem navigasi pesawat.
“Pesawat tidak akan jatuh dari langit dan bahkan tidak akan mengganggu sistem di dalamnya,” ujarnya.
Menurutnya, masalah utama bukan pada sistem pesawat, melainkan gangguan terhadap komunikasi pilot, khususnya melalui headset di kokpit.
Ketika ponsel tetap aktif dan mencoba mencari sinyal jaringan, perangkat tersebut memancarkan gelombang radio.
Jika hanya satu ponsel mungkin tidak terasa. Namun dalam satu penerbangan dengan puluhan hingga ratusan penumpang, beberapa ponsel saja yang aktif bisa menciptakan gangguan yang cukup mengganggu.
“Jika ada 70, 80, atau 150 orang di dalam pesawat, dan bahkan hanya tiga atau empat ponsel yang masih mencari sinyal, itu bisa memicu interferensi,” jelasnya. ***



