Kunjungi Desa Wisata Jatimulyo Kulon Progo, Menpar Serahkan 139 Sertifikat Halal UMKM 

3 Min Read
Award ceremony on stage: woman in a patterned dress hands a framed certificate to a woman in a mauve hijab; two men stand with certificates, blue backdrop behind them.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, saat menyerahkan sertifikat halal bagi pelaku UMKM di desa wisata Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. (Foto: JH Kusmargana)

Mabur.co – Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kulon Progo, Minggu (31/5/2026), hari ini. 

Kunjungan ini dilakukan untuk menyerahkan sertifikat produk halal bagi ratusan UMKM yang ada di Desa Wisata Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo.  Total ada sebanyak 139 produk dari 123 UMKM yang menerima sertifikat halal dari pemerintah ini. 

Seluruh produk UMKM tersebut merupakan produk kuliner yang dihasilkan masyarakat di desa wisata Jatimulyo. Khususnya produk makanan tradisional khas seperti Ingkung Gunung, Geblek, Dawet Sambel, hingga Tempe Gembel. 

Penyerahan sertifikasi halal ini sendiri dilakukan sebagai bagian program pemerintah dalam rangka percepatan sertifikasi halal produk UMKM di seluruh desa wisata di Indonesia.

“DI Desa Wisata Jatimulyo ini ada sebanyak 123 pelaku usaha yang telah kita sertifikasi dan jumlah produk yang mendapat sertifikat halal sebanyak 139 produk,” ujar Menpar Widiyanti.

Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan

Selain bertujuan mewujudkan desa wista yang inklusif, penyerahan sertifikat halal produk UMKM ini juga dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat atau wisatawan terhadap setiap produk makanan yang dijual di desa wisata. Dengan begitu diharapkan kualitas desa wisata di seluruh Indonesia akan semakin meningkat.

“Ini bukan hanya sekadar proses administrasi, tapi juga bagian penting upaya peningkatan kualitas produk dan peningkatan kepercayaan masyarakat maupun wisatawan terhadap desa wisata,” imbuhnya. 

Adanya sertifikat halal ini juga diharapkan dapat semakin meningkatkan perekonomian masyarakat di desa wisata khususnya pelaku UMKM. Sebab adanya kenyamanan dan kepercayaan masyarakat, diyakini akan semakin meningkatkan kunjungan ke desa wisata. 

“Dengan sertifikat halal ini, desa wisata diharapkan dapat semakin menarik minat wisatawan baik muslim maupun non-muslim. Karena produknya dijamin kualitasnya. Jadi lebih bersih dan lebih sehat,” katanya.

Hingga akhir Mei 2026 ini sendiri, Kementerian Pariwisata mencatat telah ada sebanyak 31.548 sertifikat halal yang dikeluarkan pemerintah di sebanyak 116 desa wisata seluruh Indonesia. 

Jumlah ini diharapkan dapat terus meningkat seiring semakin gencarnya upaya percepatan sertifikasi halal produk UMKM di seluruh desa wisata di Indonesia di tahun 2026 ini.

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment