Mabur.co – Sebagai salah satu Desa Wisata terpopuler di Indonesia, Desa Wisata Tawangmangu memiliki sejumlah kuliner khas yang patut dicoba oleh para wisatawan. Mulai dari hidangan berkuah segar, hingga camilan manis khas dataran tinggi.
Dari sekian banyak kuliner khas tersebut, Sate Kelinci adalah salah satu yang cukup populer di Kawasan Tawangmangu.
Sate kelinci mulai populer di Tawangmangu sekitar tahun 1980-an. Bermula dari inisiatif warga lokal menyajikan alternatif kuliner yang eksotis dan mudah diingat wisatawan.
Seiring meningkatnya pariwisata di lereng Gunung Lawu alias Tawangmangu, hidangan ini bertransformasi menjadi ikon kuliner khas Tawangmangu, dan selalu menjadi buruan wisatawan, karena kehangatan dan khasiat dagingnya di udara dingin yang begitu menyejukkan.
Perkembangan Sate Kelinci Tawangmangu
Nama Sate Kelinci sendiri berasal dari melimpahnya peternakan Kelinci hias dan pedaging di kawasan lereng Gunung Lawu.
Sate Kelinci memang berasal dari hewan Kelinci, di mana dagingnya dipotong-potong sedemikian rupa, ditusuk, lalu dibakar.
Hidangan ini turut dipopulerkan oleh para pedagang kaki lima lokal setempat, sebagai alternatif kuliner unik yang menghangatkan tubuh di tengah cuaca dingin.
Saat ini, keberadaan Sate Kelinci telah meluas menjadi bagian dari ekosistem pariwisata edukatif di Tawangmangu. Di beberapa titik populer seperti kawasan Karangpandan dan Tawangmangu, peternakan kelinci diintegrasikan dengan tempat wisata keluarga (seperti Omah Kelinci) di mana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa tersebut sebelum menyantap hidangannya.
Karakteristik dan Daya Tarik Sate Kelinci
Sate kelinci Tawangmangu memiliki ciri khas yang berbeda dari sate kelinci di daerah lain, maupun sate-sate lain pada umumnya.
Potongan Besar & Empuk: Daging Kelinci terkenal kenyal dan bisa dipotong dalam jumlah yang besar, lalu dibakar di atas arang agar bumbu meresap sempurna.
Bumbu Kacang Segar: Umumnya disajikan dengan siraman bumbu kacang yang diracik secara dadakan, dicampur kecap manis, serta irisan cabai rawit dan bawang merah, untuk menambah kehangatan tubuh di suhu pegunungan yang dingin.
Menikmati Sate Kelinci di Tawangmangu
Jika Anda sedang berkunjung ke Desa Wisata Tawangmangu, kuliner legendaris ini dapat ditemukan dengan mudah di sepanjang jalan utama.
Namun salah satu pusat Sate Kelinci yang paling terkenal di kawasan ini adalah Sate Ayam & Kelinci Pak Temon, yang berlokasi di Jl. Lawu No.16, Nano, Tawangmangu.
***
Mengunjungi Desa Wisata Tawangmangu tidak akan lengkap rasanya, jika tidak mencoba kuliner yang satu ini. Karena Sate Kelinci khas Tawangmangu, tidak akan pernah sama dengan Sate Kelinci dari tempat lain, atau pun Sate-sate dari hewan lain pada umumnya, seperti Ayam, Kambing, Ular, dan seterusnya. (*)

