Taklukkan Prancis di Perebutan Tempat Ketiga, Inggris Ukir Prestasi Terbaik Piala Dunia

4 Min Read
Soccer scene at the goal: players in blue and white contest the ball near the net as the pink-clad goalkeeper guards the goal.
Ezri Konsa (putih, tengah) mencetak gol kedua Inggris melalui sundulan yang tidak mampu dihalau oleh kiper Prancis, Mike Maignan (orange) dalam laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2026 (Foto: REUTERS)

Mabur.co – Partai perebutan tempat ketiga di ajang Piala Dunia 2026 yang mempertemukan antara Prancis dan Inggris pada Minggu pagi ini (19/7/2026) berlangsung cukup di luar dugaan.

Kedua negara yang sama-sama tersingkir pada babak semifinal lalu, rela menurunkan susunan pemain yang lebih lemah pada pertandingan ini, mengingat gelar posisi ketiga bukanlah sesuatu yang begitu prestisius untuk diperebutkan.

Hasilnya pun cukup mengejutkan, di mana Inggris berhasil unggul empat gol tanpa balas di babak pertama, masing-masing melalui sumbangan dari Declan Rice, Ezri Konsa, serta dua gol dari Bukayo Saka.

Memasuki babak kedua, gantian Prancis yang tancap gas sejak awal permainan. Hasilnya mereka sukses mencetak tiga gol untuk memperkecil ketinggalan menjadi 3-4, lewat sumbangan dua gol dari penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe, serta satu gol dari pemain yang baru masuk di babak kedua, Bradley Barcola.

Jelang laga berakhir, Inggris mendapat angin segar setelah Djed Spence dilanggar oleh bek asal Chelsea, Malo Gusto di kotak penalti Prancis. Hadiah penalti pun sukses dikonversi menjadi gol oleh gelandang Arsenal, Bukayo Saka, untuk mencetak gol ketiga alias hattrick di laga ini.

Ousmane Dembele sempat kembali memperkecil kedudukan menjadi 4-5 melalui sepakan kaki kirinya di masa injury time, sebelum aksi solo run memukau gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, sukses menceploskan bola ke gawang Mike Maignan, sehingga membuat skor menjadi 4-6, yang bertahan hingga laga usai.

Medali Perunggu Pertama Inggris di Piala Dunia

Skuad Inggris berpose setelah menerima medali perunggu sebagai penanda posisi ketiga di turnamen Piala Dunia 2026 (Foto: Sky Sports)

Hasil ini membawa skuad asuhan Thomas Tuchel sukses meraih medali perunggu di ajang ini, alias menjadi yang terbaik ketiga dari 48 tim yang berpartisipasi dalam turnamen di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tahun ini.

Meskipun bukan gelar yang diinginkan oleh pasukan The Three Lions, namun gelar “hiburan” ini tetap menjadi prestasi tersendiri bagi Harry Kane dan kawan-kawan.

Karena sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, Inggris tidak pernah mencapai posisi ketiga di sepanjang turnamen. Mereka pun hanya sekali meraih juara dunia, tepatnya saat menjadi tuan rumah pada 1966 silam.

Dengan kata lain, Inggris tetap mampu mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan prestasi terbaik kedua di sepanjang sejarah partisipasi mereka di turnamen empat tahunan ini.

Dilansir dari laman FIFA, Minggu (19/7/2026), pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menganggap bahwa raihan posisi ketiga ini sebagai titik balik dari perjalanan Inggris untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Karena menurutnya, Inggris masih harus mampu mengatur permainan dengan lebih baik lagi, agar bisa memenangkan pertandingan dengan cara yang lebih mudah sekaligus elegan.

Di sisi lain, pertandingan ini juga menjadi perpisahan bagi pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang telah menakhodai skuad Les Bleus sejak 2012 lalu.

Selama 14 tahun kepemimpinannya bersama skuad Les Bleus dari berbagai generasi, Deschamps secara total telah memimpin Prancis sebanyak 186 laga, di mana ia mampu mempersembahkan 2 gelar bagi pasukan ayam jantan, di antaranya gelar Piala Dunia 2018, serta satu gelar UEFA Nations League pada 2021 silam.

Legenda Prancis lainnya, Zinedine Zidane, diproyeksikan akan menggantikan Deschamps usai gelaran Piala Dunia 2026 ini. Ia disiapkan untuk menghadapi UEFA Nations League 2026-27, Euro 2028, serta Piala Dunia edisi berikutnya pada 2030 mendatang. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar