Menantikan Duel “Superstar Barcelona” di Final Piala Dunia 2026

4 Min Read
Two FC Barcelona players dribble separate soccer balls on a grassy field during a match, wearing blue-red and pink-blue kits respectively.
Dua superstar yang pernah dan sedang bermain di Barcelona, yakni Lionel Messi (kiri), dan Lamine Yamal (kanan), akan saling berhadapan di final Piala Dunia 2026 di New York, Amerika Serikat, akhir pekan ini. (Foto: Istimewa)

Mabur.co – Setelah berlangsung lebih dari satu bulan lalu, perhelatan Piala Dunia 2026 akan mencapai klimaksnya pada akhir pekan ini, saat Spanyol akan menghadapi juara bertahan Argentina, yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New York New Jersey, Minggu (19/7/2026).

Entah kebetulan atau tidak, kedua negara ini merupakan jawara di regionalnya masing-masing. Spanyol menjadi jawara Eropa pada 2024 lalu, sementara Argentina menjadi jawara di tanah Amerika Latin di tahun yang sama.

Keduanya pun sejatinya hampir saja bertemu satu sama lain. Tepatnya dalam laga bertajuk Finalissima 2026, yang seharusnya berlangsung pada jeda internasional akhir Maret lalu. Namun sayang, pertandingan itu batal terlaksana, akibat ketegangan konflik di Timur Tengah yang melanda saat itu.

Laga ini juga akan mempertemukan dua superstar asal klub Barcelona, yang berasal dari masa lalu dan juga masa kini (serta masa depan), yakni Lionel Messi (Argentina) dan juga Lamine Yamal (Spanyol).

Kebetulan keduanya merupakan produk binaan akademi La Masia, yang merupakan akademi resmi untuk klub Barcelona. Di mana Messi dan Yamal merupakan dua jebolan yang cukup sukses melaju hingga menembus skuad utama Barcelona di level senior.

Statistik Bersama Barcelona

Left: soccer player lifting a large silver trophy with red and blue ribbons. Right: smiling player with braces and sunglasses holding a tall silver trophy, wearing a red-blue jersey.
Lionel Messi (kiri) dan Lamine Yamal (kanan) sama-sama telah mempersembahkan gelar La Liga untuk Barcelona. (Foto: Istimewa)

Dengan usianya yang kini telah mencapai 39 tahun, tentu saja Messi telah lebih dulu menginjakkan kaki di akademi Barcelona. Masuk pertama kali pada tahun 2000, pemain kelahiran Rosario Argentina ini melenggang mulus hingga mencapai skuad utama pada tahun 2004.

Dilansir dari laman Bola.net, Minggu (19/7/2026), selama membela Barcelona senior sejak 2004 hingga 2021 (17 tahun), Messi telah mencatatkan sebanyak 778 kali, dengan koleksi 672 gol, dan sumbangan 34 gelar juara di semua level, baik regional (Spanyol), Eropa, hingga dunia.

Sedangkan Yamal pertama kali bergabung di akademi La Masia pada usia tujuh tahun di tahun 2014. Pemain yang pernah dimandikan oleh Messi ini pun resmi masuk skuad utama Barcelona pada tahun 2023.

Sampai akhir musim 2025-2026 lalu, Yamal telah bermain sebanyak 161 kali untuk skuad utama La Blaugrana, dengan torehan 49 gol, dan sumbangan 6 trofi selama tiga tahun.

Jika dikomparasikan dalam tiga tahun pertama membela Barcelona senior, Yamal jelas lebih unggul dari Messi dalam segala aspek, baik jumlah penampilan, jumlah gol, sekaligus jumlah trofi yang diraih dalam kurun waktu yang sama.

Di level internasional pun, Yamal telah mampu mempersembahkan gelar Euro 2024 bagi skuad La Furia Roja, saat usianya baru 17 tahun. Sementara Messi baru berhasil meraih gelar bersama timnas Argentina pada Copa America 2021, saat Messi telah menginjak usia 34 tahun.

Jika Yamal tetap mampu mempertahankan konsistensinya bersama Barcelona dan timnas Spanyol layaknya Messi (di timnas Argentina), bisa jadi ia akan mampu meraih semua hal yang telah diraih Messi, dalam usia yang jauh lebih muda.

Pertemuan dua superstar Barcelona ini di final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Senin dini hari nanti (20/7/2026) juga menjadi pembuktian berikutnya, apakah Yamal sanggup meraih gelar juara dunia di usia yang baru menginjak 19 tahun.

Padahal di sisi lain, Messi baru berhasil meraih trofi Piala Dunia pada empat tahun lalu, ketika sudah berusia 35 tahun.

Menarik untuk dinantikan, bagaimana duel dua lulusan La Masia ini dalam satu lapangan yang sama di partai terbesar sepakbola dunia, yang disaksikan oleh jutaan bahkan miliaran pasang mata di seluruh dunia.

Tak hanya sanggup mencetak pemain-pemain handal untuk skuad Barcelona, kehadiran Messi dan Yamal di final Piala Dunia 2026 juga menjadi bukti nyata, bahwa Barcelona sanggup mencetak para juara dunia, yang telah dibuktikan sejak era keemasan Spanyol pada 2010 lalu. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar