Bukan Nangka, Kelapa Gading Jadi Flora Identitas Kota Yogyakarta 

2 Min Read
Palm tree with a large cluster of ripe yellow coconuts at the trunk top, in a plantation setting at ground level shade.
Pohon Kelapa Gading (Sumber: bibittanaman.id)

Mabur.co – Meski selama ini dikenal sebagai kota Gudeg, tak banyak yang tahu jika flora khas kota Yogyakarta bukanlah pohon nangka. 

Meski nangka muda memang merupakan bahan utama pembuatan Gudeg, namun flora identitas kota Yogyakarta justru adalah kelapa gading. 

Penetapan kelapa gading  (Cocos nucifera var. eburnea) sebagai flora identitas Kota Yogyakarta itu tertuang dalam Keputusan Walikotamadya Yogyakarta Nomor 2 Tahun 1998.

Kelapa Gading sendiri merupakan salah satu jenis atau varietas pohon kelapa genjah dengan ukuran kerdil. Tinggi pohon ini relatif pendek dibanding kelapa biasa yakni, sekitar 4–6 meter. 

Ciri lain pohon ini juga terletak pada buahnya yang memiliki ukuran lebih kecil dari kelapa biasa. Selain itu buah kelapa gading juga sangat unik karena berwarna kuning mirip gading gajah.

Karena ukurannya tidak terlalu besar, kelapa gading banyak dipilih untuk ditanam di pekarangan rumah, taman, hingga pinggir jalan. 

Kelebihan kelapa gading adalah cepat berbuah. Kelapa gading umumnya mulai belajar berbuah pada usia 3–5 tahun. Buah mudanya dikenal dengan sebutan cengkir gadhing.

Kelapa gading bukan tanpa alasan ditetapkan sebagai identitas Kota Yogyakarta. Terlebih tanaman ini memiliki nilai budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan Keraton Yogyakarta.

Dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, kelapa gading begitu akrab digunakan masyarakat Yogyakarta sebagai bagian dari tradisi maupun upacara adat.

Tak sedikit acara budaya berkaitan dengan daur hidup manusia selalu menggunakan kelapa gading sebagai bagian pelaksanaannya. Mulai dari upacara pernikahan hingga upacara mitoni, atau ritual memperingati usia kehamilan tujuh bulan. 

Dalam tradisi tersebut, kelapa gading menjadi bagian dari perlengkapan upacara. Warna kuningnya dipercaya melambangkan berbagai hal mulai dari kesucian, keselamatan, kebaikan, keberkahan hingga harapan baru.

Sayangnya meski menjadi identitas kota Yogyakarta pohon kelapa gading sendiri saat ini cukup jarang dijumpai di sekitar kawasan ikonik kota Yogyakarta. 

Meski begitu pohon ini masih dapat dijumpai di kawasan lingkungan Keraton Yogyakarta yakni di Plataran Kamandungan Lor dan kompleks Sitihinggil Keraton Yogyakarta.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Budayawan Sleman, Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama), Dosen STIEPAR API Yogyakarta, Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo
Tidak ada komentar