Ratusan Penyandang Disabilitas Beradu Prestasi di 12 Cabang Olahraga 

2 Min Read
Wheelchair table tennis match in progress; two players in wheelchairs face off at a table, with a referee and a 4–6 scoreboard in the background.
Sejumlah atlet difabel saat bertanding dalam ajang Kejurda III NPCI DIY. (Foto: JH Kusmargana)

Mabur.co – Pekan ini, ratusan penyandang disabilitas dari berbagai daerah di DIY berkumpul di Kabupaten Kulon Progo untuk mengikuti ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) III NPCI DIY 2026.

Berasal dari 5 kabupaten kota baik itu Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul, maupun Kulon Progo mereka saling beradu ketangkasan dalam 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. 

Meski memiliki berbagai keterbatasan, sejumlah atlet difabel atau paralimpik ini nampak antusias dan bersemangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka sesuai bidang masing-masing. 

Mengusung tema “Melampaui Batas Meraih Prestasi”, Kejurda ini mempertandingkan sebanyak 12 cabang olahraga paralimpik mulai dari angkat berat, atletik, balap sepeda, boccia, tenis meja, tenis kursi roda, bulu tangkis, catur, panahan,  renang, hingga taekwondo.

Ruang Lahirnya Atlet Baru

Total ada sebanyak 460 atlet mengikuti ajang ini. Disamping menjadi ajang perebutan medali, kompetisi ini juga menjadi ruang lahirnya generasi baru atlet paralimpik yang diproyeksikan mengharumkan nama Daerah Istimewa Yogyakarta di tingkat nasional maupun internasional.

Para atlet penyandang disabilitas mengikuti ajang Kejurda III NPCI DIY di Kulon Progo. (Foto: JH Kusmargana)

Ketua Panitia Kejurda III NPCI DIY, Ratna Kumala Setianingrum, mengatakan kejuaraan ini memiliki peran penting dalam proses regenerasi atlet. 

Menurutnya, DIY selama ini memiliki banyak atlet paralimpik berprestasi, namun sebagian besar kini telah berusia di atas 30 tahun sehingga diperlukan pembinaan atlet-atlet muda sebagai penerus.

“Kejurda ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana seleksi dan pembibitan atlet yang nantinya dipersiapkan mengikuti program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda),” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Bibit Baru

Melalui kejuaraan ini, NPCI DIY berharap mampu menemukan bibit-bibit baru yang siap melanjutkan prestasi para senior. 

Cabang-cabang unggulan seperti tenis kursi roda, para atletik, dan para renang diharapkan tetap menjadi lumbung prestasi, sekaligus diikuti perkembangan cabang olahraga lain yang kini mulai diminati atlet disabilitas muda.

Bagi para atlet, ajang ini juga menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. 

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar