Mabur.co – Mantan pembalap mobil internasional yang kini menjadi Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan juga Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi di Ikatan Motor Indonesia (IMI), Ananda Mikola, turut mengapresiasi perjuangan yang telah ditunjukkan oleh dua pembalap muda Indonesia di ajang Grand Prix, yakni Mario Aji (berlaga di Moto2) dan Veda Ega Pratama (Moto3).
Dalam acara Meet and Greet yang digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, beberapa waktu lalu, mantan pembalap A1 GP tahun 2005 dan 2006 ini juga mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih Mario dan Veda, sebagai dua putra bangsa terpilih dari 280 juta rakyat Indonesia, yang mampu bersaing di kompetisi balap dunia.
“Saya sebagai warga Indonesia merasa cukup bangga, karena Mario dan Veda ini adalah dua putra bangsa kita, yang dari 280 juta penduduk Indonesia, mereka adalah putra-putra pilihan bangsa yang mewakili Indonesia di kancah dunia. Bukan hanya sebagai partisipan saja, tapi juga mampu bersaing di antara pembalap-pembalap lainnya yang berasal dari Eropa,” ucap Ananda Mikola, saat menghadiri acara Meet and Greet di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, kota Yogyakarta.
Perjuangan Tinggal di Eropa
Sebagai mantan pembalap mobil profesional di era 2000-an, Mikola mengerti betul bagaimana struggle yang dialami Mario dan Veda saat ini, ketika harus tinggal sendiri di Eropa sejak usia remaja, demi bisa mengejar mimpi menjadi pembalap profesional kelas dunia.
“Saya pun dulu mengalami ya waktu balap di Eropa. Kita tuh sebagai pembalap yang paling susah itu adalah kita harus kehilangan masa remaja kita, di mana anak-anak seperti Mario dan Veda ini di saat umurnya 15 tahun dan seterusnya, mereka harus tinggal sendiri di Eropa.
Bayangin, mereka harus tinggal sendiri (di negara lain), tidak ada orang tua, tidak ada keluarga, kemudian harus membela merah putih, dan apa pun yang terjadi ini kan taruhannya juga nyawa. Jadi perjuangan mereka sudah sampai ke titik ini sangatlah luar biasa bagi saya,” tambah peraih juara Formula Asia tahun 1996 tersebut.
Ia pun turut mendoakan Mario dan juga Veda, agar bisa semakin berkembang dalam kategori yang diikutinya saat ini, demi terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (*)
