Mabur.co – Rumah seorang penulis bernama Ahmad Bahar yang terletak di Cimanggis, Depok, dilaporkan digerudug belasan orang.
Belasan orang itu diketahui merupakan anak buah Hermules yang merupakan anggota organisasi masyarakat GRIB Jaya.
Dikutip Tribunnews, Selasa (19/5/2026), selain menggerudug, puluhan orang itu diketahui juga melakukan aksi penculikan serta penyanderaan terhadap anak perempuan Ahmad Bahar.
Istri Ahmad Bahar, Yenni Nur, menyebut aksi penculikan atau penyandrraan itu dilakukan agar Ahmad Bahar mau menemui Hercules di markas GRIB Jaya.
Kabar inipun sempat viral di media sosial. Namun pasca Viralnya kasus ini, sang penulis Ahmad Bahar justru menyampaikan video permintaan maaf ke Hercules.
Video permintaan maaf Ahmad Bahar itu nampak diunggah di Instagram GRIB Jaya pada Senin (18/05/2026) kemarin.
Dalam video itu Admad Bahar nampak menyampaikan permintaan maaf kepada Hercules dan istrinya, beserta seluruh kepengurusan GRIB Jaya.
“Intinya mudah-mudahan dengan permohonan maaf ini, kita menjadi saudara, tidak ada masalah, tidak berkonflik,” katanya.
Dalam video itu Ahmad Bahar juga menegaskan bahwa ia tidak pernah membuat video berisi ancaman ke Hercules, istrinya serta pengurus GRIB Jaya.
Munculnya video ancaman ke Hercules itu dikatakan bisa terjadi lantaran ada pihak-pihak yang meretas nomor teleponnya.
“Tapi saya tetap meminta maaf, sebagai sesama manusia, karena nomor saya di-hack (diretas), dikloning, sehingga membuat beliau marah,” kata Ahmad Bahar.
Menurut Ahmad, pihaknya saat ini telah berdialog dengan pihak Hercules dan telah menyepakati perdamaian.
Dialog itu juga berlangsung setelah pihak GRIB Jaya mengantarkan kembali putri Ahmad yang sebelumnya dibawa ke markas GRIB Jaya.


