Kepala BGN Jelaskan Fungsi Pengadaan Kaos Kaki Bagi Anggota BGN

2 Min Read
Man in a white short-sleeve shirt with a lavalier mic, seated and talking in a studio with blue panels behind him and diagonal lines.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (Foto: kanal YouTube CNN Indonesia)

Mabur.co – Publik baru-baru ini dihebohkan dengan pengadaan kaos kaki bagi anggota Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditaksir mencapai Rp6,9 Milyar, atau Rp100 ribu per pasang.

Meskipun terus menuai kritik karena dianggap pengadaan yang tidak perlu dan tidak sesuai dengan fokus peningkatan gizi, namun bagi Kepala BGN, Dadan Hindayana, kaos kaki adalah salah satu bagian penting dalam seragam seluruh anggota BGN, yang merupakan perlengkapan dinas yang wajib digunakan saat bertugas.

“Mereka (anggota BGN) itu kan dulu direkrut untuk ikut pendidikan Komcad (Komponen Cadangan). Jadi mereka diberi seragam Komcad, sepatu, ya mirip Komcad lah. Termasuk kaos kakinya. Jadi lengkap, karena untuk keseragaman seluruh anggota pada saat pendidikan,” terang Dadan Hindayana, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube CNN Indonesia, Kamis (16/4/2026).

Dadan menambahkan, seluruh anggota pendidikan yang berjumlah 30.000 orang itu kemudian dilatih di Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Jawa Barat. Dimana seluruh peserta diwajibkan menggunakan kelengkapan seragam dinas sesuai ketentuan, salah satunya kaos kaki yang menuai kontroversi itu tadi.

“Kita delegasikan penugasan pelatihan itu kepada Unhan, termasuk untuk pengadaan seragam dan seluruh kelengkapannya. Dan setelah kami cek, ternyata pengadaan kaos kaki itu adalah untuk seragam Komcad yang ada di Unhan,” tambah Dadan.

Komcad sendiri, menurut Dadan, merupakan gerakan pengembangan SDM yang berasal dari ide presiden Prabowo, dimana salah satu kliennya adalah Badan Gizi Nasional. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment