Mabur.co- Nama Destry Damayanti kini kembali menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai Pejabat (Plt) Gubernur Bank Indonesia (BI) menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo.
Dengan rekam jejak yang panjang di dunia perbankan, akademisi, hingga kebijakan publik, Destry dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengawal stabilitas moneter nasional di masa transisi ini. Lahir di Jakarta pada 1963, Destry mengenyam pendidikan tinggi di bidang ekonomi.
Destry meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), sebelum akhirnya melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui sudah sering berkoordinasi dan bekerja sama dengan calon tunggal Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.
Pengalaman Cukup
“Ya bagus, dia kan pengalamannya cukup. Dan saya cukup dekat,” kata Purbaya dilansir Antara, Selasa (11/8/2026).
Purbaya mengatakan bahwa kinerja calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti bagus, apalagi keduanya juga sempat bekerja sama ketika Menkeu Purbaya menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS.
“Koordinasi antara saya dan Destry Damayanti berjalan mulus ia meyakini nantinya dapat bekerja sama dengan baik,” ucapnya.
Presiden Prabowo Subianto mengirim Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI untuk mengajukan nama Destry Damayanti untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara definitif, yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Surpres itu diserahkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ke pimpinan DPR RI pada Senin ini. Menurut dia, Destry merupakan nama tunggal yang diajukan oleh Presiden untuk menjabat sebagai Gubernur BI.
Surpres terkait pengajuan nama Gubernur BI itu diserahkan ke Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
