Di Tengah Gempuran Es Krim, Es Goyang ala Tradisional Masih Bertahan

2 Min Read
Outdoor street food stall selling es goyang dodol, with colorful stacked boxes and a man with big curly hair in front.
Di tengah gempuran minuman kekinian, es krim modern, dan aneka jajanan viral yang silih berganti muncul di media sosial, es goyang masih bertahan sebagai salah satu jajanan tradisional yang menyimpan tempat tersendiri di hati masyarakat. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co- Di tengah gempuran minuman kekinian, es krim modern, dan aneka jajanan viral yang silih berganti muncul di media sosial, es goyang masih bertahan sebagai salah satu jajanan tradisional yang menyimpan tempat tersendiri di hati masyarakat.

Jajanan ini, hadir di Pasar Kangen Jogja, menyimpan kenangan masa kecil, menghadirkan kembali suasana sekolah, serta menjadi bagian dari memori kolektif lintas generasi

Penjual Es Goyang, Bowo menjelaskan, .Es goyang adalah jajanan yang populer di tahun 80 hingga 90-an.

“Es goyang mirip dengan es loli pada zaman sekarang. Namun bedanya, es goyang dibuat dari tepung hunkwe dan santan sehingga rasanya lebih manis dan gurih. Apalagi saat ditambah topping meses atau cokelat, rasanya jadi makin nikmat dan tak kalah dari es krim masa kini,” ujarnya saat ditemui di stan Pasar Kagen Jogja, Jumat (26/6/2026).

Person decorating a chocolate pastry with sprinkles on a foil-lined tray at an outdoor stall.
Es goyang adalah jajanan yang populer di tahun 80 hingga 90an. “Es goyang mirip dengan es loli pada zaman sekarang. (Foto: Setiaky.A.Kusuma)

Bowo mengatakan, es goyang dikenal berasal dari Bandung. Namun di tahun 80-90-an makanan ini banyak dijumpai di jalan Jakarta dan mulai merambah ke kota lain di Indonesia. Meski dulunya jadi favorit, pamor es goyang kini kalah oleh es krim kemasan modern saat ini,” katanya.

Bowo mengatakan, proses pembuatan es goyang terbilang sederhana, bahan-bahan utama yang digunakan adalah santan, gula, tepung hunkue, dan es batu.

“Semua bahan tersebut kemudian dicampur dan dimasak hingga mengental. Setelah itu, adonan dituangkan ke dalam cetakan dan digoyang-goyang yangkan hingga membeku,”katanya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment