INACRAF Festival 2026, Yogyakarta Poros Destinasi Kreatif Dunia

3 Min Read
Group of visitors at an exhibition hall, some taking photos, beside a purple wall advertising Inacraft Festival 2026.
INACRAFT Festival 2026 tidak sekadar menjadi pameran produk kerajinan. Festival ini adalah gerakan budaya sekaligus peluang bisnis yang menempatkan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi kreatif paling penting di peta dunia. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co– INACRAFT Festival 2026 tidak sekadar menjadi pameran produk kerajinan. Festival ini adalah gerakan budaya sekaligus peluang bisnis yang menempatkan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi kreatif paling penting di peta dunia.

Ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri, diprediksi memadati area pameran untuk menyaksikan langsung kekayaan kriya Nusantara yang dipadukan dengan sentuhan modern pada 15-19 Juli 2026.

Project Officer INACRAFT Festival ASEPHI, Emirita LN Pratiwi, menerangkan penyelenggaraan perdana festival menghadirkan tiga pilar utama, meliputi Festival Program, Business Program, dan Education Program, yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi peserta maupun pengunjung.

Festival Program menghadirkan Pameran Kerajinan Nusantara dan Internasional, Fashion Show, Festival Kuliner Nusantara bertajuk Pasar Kangen, Community Performance, aktivasi merek dan sponsor, Craft Tour, Royal Talks, hingga Podcast Studio.

Indoor trade show or expo hall with shoe booths and a red carpet walkway.
Pengunjung sedang melihat-lihat INACRAFT Festival 2026. (Foto: Setiaky.A.Kusuma)

Sedangkan Business Program menjadi salah satu daya tarik utama karena difokuskan untuk menciptakan transaksi dan kemitraan bisnis melalui Business Networking & Craft Connect.

Ruang Bertemu yang Kondusif

Program tersebut membuka ruang pertemuan antara pelaku usaha, pembeli, distributor, hingga calon investor, sehingga peluang kerja sama tidak berhenti pada transaksi selama pameran.

“Ekosistem bisnis yang kami bangun diharapkan mampu menciptakan transaksi yang berkelanjutan serta memperluas jaringan pasar produk kerajinan Indonesia,” katanya, Kamis (16/7/2026).

Emirita mengatakan, selain aspek bisnis, festival juga menghadirkan Education Program yang berisi Talkshow & Creative Forum, lokakarya interaktif, demonstrasi produk, hingga Craft Corner.

“Program edukasi ini dirancang agar pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar langsung mengenai proses kreatif di balik produk kerajinan Indonesia. INACRAFT Festival 2026 menghadirkan empat kategori produk kriya pilihan yang merepresentasikan keunggulan kerajinan Indonesia.

Keempat kategori tersebut meliputi Wastra Indonesia; Bag, Shoes, Wellness & Beauty; Jewelry & Accessories; serta Home Decor & Furniture. Setiap kategori dipilih untuk menampilkan inovasi, kualitas, dan nilai budaya yang menjadi identitas sekaligus kekuatan kriya Nusantara,” katanya.

Salah seorang pengunjung, Intan Martha mengatakan, penasaran dengan penyelenggaraan INACRAFT di Yogyakarta.

“Selama ini saya tahunya INACRAFT selalu di Jakarta. Begitu tahu tahun ini di Yogyakarta, saya langsung mengajak teman-teman datang. Kesempatan seperti ini belum tentu ada lagi dalam waktu dekat jadi sayang kalau dilewatkan,” ujarnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar