Rayakan Tradisi Meugang, Harga Daging di Aceh Melonjak Jelang Iduladha

3 Min Read
Butcher in a blue shirt carving a hanging beef carcass at an open-air meat market, with customers waiting nearby.
Masyarakat Aceh berbondong-bondong membeli daging untuk merayakan Tradisi Meugang (Foto: acehprov.go.id)

Mabur.co – Menjelang Hari Raya Iduladha, harga daging sapi di wilayah Aceh melonjak signifikan hingga mencapai Rp200 ribu rupiah per kilogramnya.

Lonjakan harga ini terjadi akibat banyak masyarakat merayakan tradisi Meugang, sebuah tradisi untuk menyambut hari besar dalam kalender Islam termasuk Iduladha. 

Dikutip Kompas, Senin (25/5/2026), harga daging sapi di wilayah Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara bahkan sempat menembus Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram akibat tingginya permintaan masyarakat.

Pedagang daging di Pasar Lhoksukon, Aceh Utara, Ismail Husen, mengatakan lonjakan pembeli mulai terasa sejak pagi hari.

Ia menyebut harga daging sapi sempat dijual Rp180 ribu per kilogram sebelum akhirnya turun menjadi Rp170 ribu per kilogram menjelang siang.

“Pagi hari harga memang lebih tinggi karena pembeli ramai. Menjelang siang biasanya sedikit turun,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Lhokseumawe. Pedagang daging, Mawardi Yusuf, menyebut harga daging sapi pada malam hari sempat menyentuh Rp200 ribu per kilogram. Namun, harga kembali turun pada pagi hingga siang hari menjadi sekitar Rp170 ribu sampai Rp180 ribu per kilogram.

Meski harga mengalami kenaikan, minat masyarakat membeli daging tetap tinggi. 

Salah seorang warga Lhokseumawe, Rizkita, mengatakan, harga daging saat meugang hampir selalu naik setiap tahun karena tingginya permintaan pasar. Bahkan, ia memperkirakan harga masih bisa meningkat pada puncak meugang berikutnya.

“Kalau meugang besar biasanya harga bisa lebih mahal lagi. Tapi masyarakat tetap membeli karena sudah jadi tradisi,” katanya.

Sementara itu dikutip Atjeh Watch, guna mengintervensi harga daging di pasaran yang cenderung naik Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Pasar Murah Daging Meugang.

Lewat pasar murah di 6 lokasi ini Pemkot Banda Aceh menjual daging sapi bersubsidi di bawah normal yakni Rp150 ribu per kilogramnya. 

Tradisi Meugang

Program rutin dilakukan setiap menyambut hari hesar dalam Islam baik Hari Raya Idulfitri maupun Iduladha yang menjadi waktu pelaksaan tradisi Meugang di Aceh.

Tradisi Meugang sendiri merupakan tradisi turun temurun yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh. 

Setiap menjelang perayaan hari besar Islam, masyarakat selalu berbondong-bondong membeli daging untuk dimasak dan disantap bersama keluarga.

Selain sebagai momen menyambut hari besar Islam, tradisi Meugang juga menjadi simbol kebersamaan dan mempererat hubungan keluarga di tengah masyarakat Aceh.

Meski telah berlangsung selama ratusan tahun, tradisi Meugang ini tetap dipertahankan sebagai salah satu budaya khas Aceh hingga kini. 

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment