Pentingnya Melestarikan Kebaya Sebagai Identitas Pakaian Nusantara

3 Min Read
Bride in lace wedding gown and veil, groom in a light shirt, standing arm-in-arm with a man in white, on a leafy veranda.
Brigitte Hubner (kiri), ibunda dari pesepakbola naturalisasi timnas Indonesia asal Belanda, Justin Hubner, tampil anggun dengan kebaya saat hadir merayakan pernikahan anaknya dengan Jennifer Coppen, beberapa waktu lalu (Foto: Instagram @brigittehubner25)

Mabur.co – Tanggal 24 Juli diperingati sebagai hari kebaya nasional, yang didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023.

Hari kebaya nasional bukan hanya sekadar perayaan seremonial biasa, melainkan bentuk nyata komitmen negara dalam merawat warisan budaya, memperkuat identitas nasional, serta wujud penghormatan terhadap emansipasi dan karakter perempuan Indonesia.

Lebih dari itu, kebaya sebagai pakaian khas perempuan nusantara juga penting untuk dilestarikan secara khusus, salah satunya melalui penyelenggaraan parade atau kirab budaya, serta gerakan memakai kebaya dalam aktivitas harian.

Dengan membiasakan penggunaan kebaya dalam kehidupan sehari-hari, para perempuan Indonesia juga belajar menghormati budaya leluhur, sekaligus melestarikanya kepada generasi penerusnya, sama halnya seperti melestarikan pakaian batik dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari laman resmi Pemda DIY, Jumat (24/7/2026), berikut adalah beberapa alasan mengapa kebaya sangat perlu dilestarikan kepada Kartini-kartini masa depan bangsa.

1. Simbol Persatuan Bangsa

Sama seperti pakaian adat lainnya, kebaya pun memiliki berbagai ciri khas kedaerahan yang sangat kental. Secara tidak langsung, kebaya adalah simbol persatuan yang dapat merekatkan hubungan persaudaraan antar sesama manusia.

Bahkan, orang luar negeri pun akan dengan mudah mengenali orang Indonesia, ketika mengenakan kebaya dalam acara tertentu, dan seterusnya.

2. Identitas Perempuan Indonesia

Pakaian ini juga menggambarkan karakter perempuan Nusantara yang lemah lembut, namun tangguh, serta berperan aktif dalam sejarah dan kemajuan negeri.

Keanggunan semacam inilah yang membuat pakaian kebaya menjadi sangat istimewa ketika dipakai oleh perempuan Indonesia.

3. Telah Diakui Dunia

Eksistensi kebaya juga telah diakui oleh dunia internasional, tepatnya UNESCO, sebagai warisan budaya takbenda pada akhir tahun 2024 lalu.

Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa kebaya adalah salah satu warisan budaya nusantara yang patut dirayakan, termasuk di lingkungan pergaulan internasional.

4. Penggerak Ekonomi Lokal

Secara tidak langsung, menjaga eksistensi kebaya juga sama artinya dengan menggerakkan perekonomian lokal, Karena hal itu membuat usaha perajin kain, penjahit lokal, serta industri kreatif tradisional dapat terus hidup dari keberadaan pakaian yang satu ini.

***

Di samping melestarikan kebaya (pakaiannya), satu hal lain yang tidak kalah penting adalah menanamkan karakter perempuan yang mengenakannya, yang melambangkan sifat kesederhanaan, kelembutan, bermartabat, serta selalu sabar dalam menjalani setiap ujian kehidupan. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar