Permainan Tradisional, Tak Harus Hilang Tergerus Zaman

2 Min Read
Children play hopscotch on a chalk-drawn square on a brick path in a forested area, with onlookers nearby.
Teknologi mengakibatkan peralihan budaya dari permainan tradisional ke permainan modern. (Ilustrasi Foto: Istimewa)

Mabur.co – Anak-anak yang tumbuh di era 1990-an pasti akrab dengan berbagai permainan tradisional. Mulai dari petak umpet, kelereng, lompat tali, layangan, hingga congklak.

Permainan itu sederhana, tak butuh alat canggih, namun selalu meninggalkan kesan mendalam. Keunikan permainan tradisional terletak pada kebersamaan.

Hampir semua dimainkan berkelompok, sehingga anak-anak belajar bekerja sama, sabar menunggu giliran, bahkan berstrategi untuk menang.

Menggunakan Alat Sederhana

Permainan tradisional merupakan permainan yang diturunkan sejak dulu dari zaman nenek moyang dan masih dipermainkan hingga sekarang. Permainan ini menggunakan alat-alat sederhana yang biasa dijumpai di lingkungan sekitar seperti kayu, bambu, dan tali. 

Dilansir dari kompas.com, Sabtu (6/6/2026), permainan tradisional masih digunakan oleh anak-anak yang tinggal di perkampungan.

Kebanyakan dari mereka lebih mengenal permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, dan egrang. Dalam permainan ini anak-anak lebih berperan aktif dan mengalami perkembangan dalam segala aspek. Kehidupan anak-anak tidak bisa dipisahkan dengan dunia bermain. 

Sejak hadirnya era digital, banyak permainan tradisional mulai tergerus. Anak-anak lebih sering bermain gawai dengan gim modern. Akibatnya, interaksi sosial berkurang dan permainan lama hanya tinggal kenangan bagi generasi sebelumnya.

Perkembangan permainan yang mengikuti dunia Barat mempunyai dampak buruk bagi perkembangan anak. Sebagian besar dari mereka hanya mengenal permainan game online seperti ML bahkan mereka mahir melakukannya. Permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, dan egrang sudah jarang digunakan. 

Untuk itu sebagai penerus bangsa harus melestarikan permainan tradisional supaya permainan tradisional tidak hilang karena perkembangan zaman.

Terlebih lagi para orang tua harus membatasi anak-anak dalam bermain hp dan lebih mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment