Pentingnya Peran Bidan Modern Merawat Generasi Penerus Bangsa

3 Min Read
Pediatric nurse in teal scrubs smiling at a mother and her baby during a check-up in a clinic setting.
Ilustrasi. Bidan modern menangani ibu dan balita. (Foto: e-health.co.id)

Mabur.co – Tanggal 24 Juni kemarin menjadi hari yang cukup bersejarah bagi dunia kebidanan. Karena tanggal tersebut merupakan hari bidan nasional, sebagai salah satu follow-up dari konferensi bidan pertama di Jakarta pada 24 Juni 1951, yang juga menjadi cikal bakal lahirnya Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Peringatan ini ditetapkan untuk menghargai dedikasi para bidan, sebagai garda terdepan layanan kesehatan ibu dan anak, serta mewadahi persatuan bidan demi meningkatkan profesionalisme dan kualitas kesehatan nasional.

Sedangkan di era modern saat ini, bidan memiliki tugas dan tanggung jawab yang jauh lebih berat, karena mereka juga berperan penting dalam menentukan masa depan generasi penerus bangsa, sejak dalam kandungan hingga beberapa tahun setelah lahir ke dunia.

Dilansir dari laman Dharma Husada Pekanbaru, Rabu (24/6/2026), berikut adalah beberapa peran krusial bidan di era modern, untuk memastikan pertumbuhan anak-anak generasi penerus bangsa bisa tetap optimal, dan sejalan dengan program dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

1. Pencegahan Stunting Sejak Dini

Jauh sebelum adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim sebagai langkah pengentasan stunting bagi anak-anak balita dan siswa sekolah, bidan sudah sejak lama melakukan hal yang sama pada anak-anak dan ibu hamil.

Mereka senantiasa mengawal asupan gizi ibu hamil, memandu inisiasi menyusui dini (IMD), serta menggalakkan pemberian ASI eksklusif untuk pertumbuhan otak anak yang optimal.

2. Pemantauan Tumbuh Kembang dan Imunisasi

Bidan juga berperan melakukan pencatatan berkala untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan sedini mungkin, sekaligus memastikan anak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap.

Transformasi peran bidan dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di era modern meliputi:

3. Dukungan Kesehatan Mental (pada Ibu)

Dengan kondisi kesehatan mental yang turut menjadi salah satu concern di zaman sekarang, maka bidan di era modern juga harus peka terhadap kondisi psikologis sang ibu. Mereka perlu mendeteksi sekaligus memberikan penanganan sedini mungkin, ketika sang ibu terlihat mengalami gejala gangguan mental pascamelahirkan, khususnya pada kasus baby blues atau depresi.

4. Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Dini

Bidan juga turut berperan aktif menjadi salah satu sumber informasi terpercaya, di tengah maraknya hoaks seputar kesehatan reproduksi pada anak, kehamilan, Keluarga Berencana (KB), dan semacamnya.

Dengan begitu, bidan dapat memastikan bahwa setiap ibu (orang tua) memperoleh informasi yang sesuai dan tidak menyesatkan, demi tumbuh kembang dan kesehatan yang maksimal bagi ibu dan anak.

***

DI balik stigmanya yang dianggap hanya sanggup membantu persalinan (proses melahirkan), bidan tetaplah salah satu “pahlawan” di bidang kesehatan dan reproduksi manusia, sekaligus turut berperan penting dalam proses melahirkan generasi penerus ke dunia, yang bisa menjadi pemimpin hebat di masa depan. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment