Mengapa Permainan Tradisional Tetap Perlu Dilestarikan?

3 Min Read
Group of seven people in red and white shirts balancing on tandem planks outdoors, linking arms for a team-building exercise.
Permainan Bakiak (Foto: infopublik.id)

Mabur.co – Sebagai negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat, Indonesia juga dikenal memiliki beragam permainan tradisional yang menjadi turut bagian dari identitas bangsa.

Sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi seperti saat ini, kehadiran permainan tradisional sudah semakin terpinggirkan dan terlupakan oleh generasi muda.

Maka dari itu, melestarikan budaya yang satu ini cukup penting untuk dilakukan, dalam rangka mempertahankan warisan budaya yang berharga ini.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, Minggu (7/6/2026), berikut adalah beberapa alasan mengapa permainan tradisional tetap perlu dilestarikan, di tengah arus modernitas permainan canggih dalam versi digital.

1. Identitas Budaya Bangsa

Permainan tradisional Indonesia merupakan cerminan dari identitas budaya bangsa yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Setiap daerah di Indonesia umumnya memiliki permainan tradisional yang khas dan unik, menggambarkan adat, kebiasaan, dan cerita sejarah lokal.

Dengan melestarikan permainan tradisional, itu sama halnya dengan melestarikan identitas dan akar budaya bangsa, yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Selain itu, generasi muda juga dapat tetap terhubung dengan identitas budaya mereka sendiri, dan menjadi bagian dari warisan budaya yang berharga.

2. Penguatan Jati Diri

Permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi generasi muda, untuk memahami nilai-nilai kebersamaan, kerjasama, ketekunan, dan persaudaraan.

Melalui permainan tradisional, mereka dapat belajar tentang pentingnya bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama, menghormati aturan main, dan menghadapi tantangan dengan semangat juang yang tinggi. Semua nilai-nilai tersebut membantu memperkuat jati diri dan karakter positif generasi muda sebagai penerus bangsa.

 3. Melestarikan Warisan Budaya

Permainan tradisional Indonesia sejatinya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya nenek moyang kita.

Dengan melestarikan permainan tradisional, kita juga ikut melestarikan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Tidak hanya itu, pelestarian warisan budaya ini juga berkontribusi pada promosi pariwisata, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wisatawan mancanegara.

4. Keseimbangan Tradisi dan Teknologi

Di era digital dan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, permainan tradisional seringkali tergantikan oleh permainan digital dan gadget.

Sehingga penting untuk menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi modern dengan melestarikan permainan tradisional.

Generasi muda sepatutnya perlu diajak mengenali kembali, mencintai, dan memainkan permainan tradisional dalam keseharian mereka.

Mengingat permainan tradisional juga memiliki nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, dengan tetap menjaga keseimbangan penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

*** 

Melestarikan permainan tradisional Indonesia bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan lembaga pendidikan, tetapi juga tugas seluruh masyarakat Indonesia.

Masyarakat juga dapat berperan aktif dalam melestarikan permainan tradisional, dengan mengenalkannya kepada generasi muda melalui acara-acara kebudayaan, festival, atau kegiatan sekolah. Selain itu, melalui penggunaan teknologi, masyarakat juga dapat menyebarkan informasi dan mengenalkan permainan tradisional secara lebih luas kepada khalayak luas di seluruh dunia. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment