Jawab Tantangan Komunikasi Publik, Mahasiswa DKV ISI Yogyakarta Ciptakan Karya Perancangan Katalog Produk PERURI

4 Min Read
Man in a blue blazer stands beside a desk with an iMac showing a 'Catalogue' screen at a booth or exhibition.",
Karya dari Mahasiswa DKV ISI Yogyakarta, Dimas Fawwaz Putra Arvian, Perancangan Website Katalog Produk PERURI sebagai Media Informasi Publik. (Foto: Dok. Pribadi)

Mabur.co- Mahasiswa DKV ISI Yogyakarta, Dimas Fawwaz Putra Arvian, menghadirkan karya Perancangan Website Katalog Produk PERURI sebagai Media Informasi Publik, sebuah rancangan platform digital yang bertujuan menjembatani kesenjangan informasi antara masyarakat dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI).

Karya dari Dimas Fawwaz Putra Arvian, menunjukkan bahwa desain tidak hanya menghasilkan solusi visual, tetapi juga mampu menjawab tantangan komunikasi publik pada institusi strategis negara.

Mahasiswa DKV ISI Yogyakarta, Dimas Fawwaz Putra Arvian, mengatakan, karya ini merupakan sebuah rancangan platform digital yang bertujuan menjembatani kesenjangan informasi antara masyarakat dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI).

Karya ini lahir  dari fenomena yang selama ini kerap terjadi di ruang publik.

“Masyarakat umumnya mengenal PERURI hanya sebagai lembaga pencetak uang rupiah. Padahal, perusahaan milik negara tersebut telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi keamanan tinggi yang bergerak pada bidang Banknote Printing Technology, Security Printing Technology, Digital Security Technology, dan Government Technology, serta dipercaya pemerintah sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan digital nasional,” ujarnya saat diwawancarai via telepon, Senin (8/6/2026).

Dimas mengatakan, melalui pendekatan desain komunikasi visual berbasis riset, kemudian merancang sebuah website katalog digital yang tidak sekadar menampilkan daftar produk, tetapi juga menjadi pusat informasi publik yang edukatif, interaktif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

“Website ini dirancang menghadirkan berbagai fitur inovatif, mulai dari katalog produk terstruktur, penjelasan fitur keamanan dokumen, visualisasi produk tiga dimensi (3D), simulasi pemesanan secara real-time, kalkulasi estimasi biaya, chatbot marketing, hingga fitur verifikasi,” ucapnya.

Dimas mengatakan, seluruh fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap fungsi dokumen-dokumen strategis negara.

Perancangan dilakukan menggunakan metode hybrid yang menggabungkan Design Thinking dan Design Sprint, sehingga proses pengembangan berlangsung secara human-centered dan berbasis kebutuhan pengguna.

Pendekatan tersebut memungkinkan lahirnya solusi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna utama informasi publik.

“Perancangan ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan desain yang tidak hanya estetis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya melihat masih banyak masyarakat yang mengenal PERURI hanya sebagai pencetak uang. Padahal PERURI memiliki peran yang jauh lebih luas dalam menjaga keamanan dokumen negara dan ekosistem digital Indonesia,” ucapnya.

Dimas mengatakan, melalui website katalog ini, ingin menghadirkan media informasi yang lebih terbuka, mudah dipahami, dan relevan dengan kebiasaan masyarakat digital saat ini.

Harapannya, masyarakat dapat memahami fungsi berbagai produk sekuriti negara sekaligus meningkatkan literasi terhadap dokumen yang mereka gunakan setiap hari.

“Karya ini juga menunjukkan bagaimana mahasiswa DKV ISI Yogyakarta mampu berkontribusi terhadap isu-isu strategis nasional melalui pendekatan desain komunikasi visual. Di tengah transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor, kemampuan menerjemahkan informasi kompleks menjadi pengalaman yang mudah dipahami masyarakat menjadi kompetensi yang semakin penting,” katanya. 

Dimas mengatakan, ini menjadi contoh bagaimana desain dapat berperan sebagai jembatan antara institusi negara dan masyarakat.

“Melalui pendekatan berbasis riset, teknologi, dan komunikasi visual tidak hanya menghasilkan sebuah prototipe website, tetapi juga menawarkan model baru penyampaian informasi publik yang lebih inklusif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna,” ujarnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment