Menerapkan Nilai Keistimewaan dalam Kehidupan Sehari-hari

2 Min Read
Man wearing glasses and a patterned shirt speaks into a handheld microphone, seated on a brown chair with green plants in the background.
Paniradya Pati, Kurniawan (Foto: kanal YouTube Paniradya Kaistimewan)

Mabur.co – Sebagai daerah istimewa, Yogyakarta telah mewarisi nilai-nilai luhur yang sangat dijunjung tinggi sejak lama, bahkan sebelum Indonesia dinyatakan merdeka. Di mana Yogyakarta pernah didaulat menjadi ibukota sementara, pada saat wilayah Jakarta masih dikepung oleh pihak sekutu Belanda.

Di masa kini, istilah keistimewaan bukan lagi sebuah nama atau branding semata, melainkan telah menjadi karakter tersendiri yang dimiliki oleh segenap masyarakat Yogyakarta, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penanaman Keistimewaan untuk Pemuda

Namun bagi generasi muda, penanaman nilai-nilai keistimewaan masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) tersendiri, karena maraknya penggunaan teknologi canggih seperti AI (Artificial Intelligence) dan lain-lain, membuat nilai-nilai keistimewaan perlahan mulai luntur, bahkan ditinggalkan dari kebiasaan masyarakat Yogyakarta di lingkungannya masing-masing.

“Yang harus diketahui bahwa keistimewaan (di Daerah Istimewa Yogyakarta) itu bukan miliknya pemerintah, tapi milik kita semua, rakyatnya. Sehingga keistimewaan itu merupakan karakter atau identitas kita, yang masih sangat relevan di era sekarang. terutama jika menyangkut perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah di era 1940-an,” ucap Paniradya Pati, Kurniawan, dalam program siaran langsung “Sinau Sejarah”, yang ditayangkan di kanal YouTube Paniradya Kaistimewan, Kamis (23/7/2026).

Menurut Kurniawan, para generasi muda harus mampu meneladani semangat para pejuang kemerdekaan di masa lalu, karena di situlah letak “keistimewaan” yang patut dilestarikan, termasuk kepada generasi muda saat ini.

“Para generasi muda ini juga harus punya semangat (yang sama seperti para pejuang kemerdekaan), baik semangat belajar, memiliki cita-cita yang tinggi. Sehingga nilai-nilai perjuangan itulah yang harus kita lestarikan, termasuk juga nilai budaya, yang juga merupakan salah satu identitas karakter kita sebagai daerah istimewa,” tambah Kurniawan.

Kurniawan menilai, semangat perjuangan di masa kemerdekaan adalah salah satu ciri keistimewaan yang patut dilestarikan hingga saat ini, yang dapat diadopsi sesuai dengan perkembangan zaman, sekaligus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar