Pentingnya Revitalisasi Kawasan Keraton Surakarta

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam pagelaran budaya bertajuk Tribute to National Heritage of Keraton Surakarta di Tribrata Darmawangsa, Jakarta. Bekerja sama dengan Yayasan Kusumo Buwono dan Yayasan Warna Warni Indonesia, perhelatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk merayakan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian Keraton Surakarta.

Delegasi Kementerian Kebudayaan dan para pejabat yang hadir dalam acara Tribute to National Heritage of Keraton Surakarta di Tribrata Darmawangsa Jakarta Foto Kemenkebud

Dalam rilis yang diterima mabur.co Senin (9/2/2026) dijelaskan, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu tonggak penting dalam pemajuan ekosistem budaya Nusantara.

Guna memastikan pelestarian di kawasan Keraton Surakarta, Menbud turut menggarisbawahi komitmen Kementerian Kebudayaan RI dalam melakukan revitalisasi secara kondusif dan komprehensif.

“Keberadaan Keraton Kasunanan Hadiningrat sebagai penjaga budaya ini harus kita teruskan hingga generasi-generasi berikutnya. Di tahun 2025 kemarin, Kementerian Kebudayaan telah berpartisipasi dan melaksanakan tugas di dalam pelestarian dengan merevitalisasi Panggung Songgobuwono. Tugas kita selanjutnya adalah melakukan revitalisasi museum dari Kasunanan Surakarta, yang juga sudah dimulai secara bertahap,” ungkap Menteri Fadli.

Menbud juga menekankan bahwa pelestarian warisan budaya bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan seluruh lapisan masyarakat dan lembaga. Sinergi lintas lembaga, lanjut Menteri Fadli, menjadi penting dalam upaya revitalisasi, khususnya pada kawasan Keraton Surakarta.

“Pelestarian seperti revitalisasi tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah pusat saja, tapi harus juga dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kota. Bahkan yang paling penting adalah dengan masyarakat, swasta, serta individu-individu yang peduli, termasuk dengan yayasan seperti Yayasan Kusumo Buwono ini,” jelas Menteri Kebudayaan.

Menteri Fadli turut menyatakan bahwa Keraton Surakarta dapat menjadi pusat destinasi wisata dengan bertumpu pada kearifan lokal sekitar. Pengembangan Keraton Surakarta sebagai pusat wisata tersebut diharapkan dapat mendongkrak ekonomi budaya (cultural economy) masyarakat secara berkelanjutan.

Senada dengan pernyataan tersebut, Ketua Yayasan Kusumo Buwono dan Yayasan Warna Warni Indonesia, Krisnina Maharani Akbar Tandjung, mengungkapkan bahwa pagelaran budaya Tribute to National Heritage of Keraton Surakarta bertujuan untuk memperkenalkan Keraton Surakarta sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

“Yayasan Kusumo Buwono sendiri telah bergiat di kebudayaan yang menitik beratkan pada sejarah, dan kami ingin mengajak para hadirin untuk mengenal Keraton Surakarta sebagai warisan budaya nasional,” terang Krisnina. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *