Belajar Pendidikan Pancasila dengan Mudah dan Menyenangkan

3 Min Read
Mahasiswa UNY program PLK Adyaswara Mengabdi 2026 berfoto bersama anak-anak di Padukuhan Jetis (Foto: istimewa)

BANTUL – Sebagai salah satu pendidikan kebangsaan, Pendidikan Pancasila (dulu sering disebut PPKn) seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang penuh hafalan dan membosankan.

Terlebih, manusia yang digambarkan dalam mata pelajaran ini selalu terlihat “sempurna” dan “suci”, seolah tidak memiliki kesalahan sama sekali. Padahal, kehidupan manusia pada umumnya sangatlah kompleks dan penuh dengan tantangan.

Namun bagi para mahasiswa program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) bertajuk “Adyaswara Mengabdi 2026” dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), stigma tersebut dapat dipatahkan dengan cara yang terbilang unik.

Melalui pendekatan Fun Learning, mereka mampu menghadirkan metode pembelajaran PPKn atau Pendidikan Pancasila dengan cara yang bisa dibilang lebih “kekinian”, sehingga lebih mudah diterima oleh generasi muda saat ini.

Dilansir dari laman Suara Pemuda Jogja, Senin (8/6/2026), para mahasiswa PLK UNY turut mengajarkan metode fun learning tersebut kepada anak-anak di Padukuhan Jetis, Bantul, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa turut memanfaatkan berbagai media pembelajaran edukatif seperti norma card, kartu kuartet, dan menyanyikan lagu yang berisi materi Pendidikan Pancasila, di mana bobot materi yang diajarkan tetap menyesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing anak.

Metode ini cukup efektif untuk menanamkan nilai karakter bangsa, dan mengajarkan materi Pendidikan Pancasila tanpa rasa bosan kepada anak-anak di wilayah setempat.

Program kerja ini bukan sekadar permainan edukatif, melainkan implementasi nyata dari agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) yang diwujudkan dengan menciptakan lingkungan belajar inklusif dan efektif dengan metode fun learning dan SDGs Poin 16 (Perdamaian dan Kelembagaan yang Tangguh), yaitu dengan menanamkan pemahaman tentang harmoni, toleransi, dan hak kewajiban sejak dini, demi terciptanya masyarakat Jetis yang damai di masa depan.

Berani Mengeksplorasi Diri

Dengan suasana belajar yang menyenangkan di posko PLK, anak-anak merasa bebas mengeksplorasi diri, serta berani mengemukakan pendapat sekaligus bertanya mengenai materi yang disampaikan.

Tidak ada lagi rasa takut salah, yang ada hanyalah semangat untuk menyelesaikan permainan edukatif menggunakan media pembelajaran yang telah disediakan.

Kegiatan ini dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok norma card, kartu kuartet, dan lembar garuda.

Melalui langkah kecil ini, mahasiswa PLK UNY 2026 berharap dapat mengubah stigma belajar Pendidikan Pancasila, yang sering dianggap membosankan dan kuno.

Dengan begitu, Pendidikan Pancasila tetap mampu menjadi jembatan pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini, sekaligus mengukuhkan diri sebagai manusia Pancasila yang literat, toleran, dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment