Bali vs Yogya, Mana Paling Banyak Dikunjungi?

Mabur.co – Tak bisa ditampik Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta  (DIY) masih menjadi ikon destinasi wisata favorit di Indonesia sampai saat ini. Selama beberapa tahun terakhir, keduanya terus bersaing memperebutkan gelar sebagai daerah paling banyak dikunjungi wisatawan. 

Sejumlah kabar menyebut telah terjadi pergeseran kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025. Hal itu terlihat dari sejumlah postingan yang memperlihatkan sepinya wisatawan di Bali selama libur akhir tahun kemarin, yang berbanding terbalik dengan kondisi Yogyakarta yang nampak ramai. Benarkah sektor pariwisata Yogya saat ini telah mampu menggeser Bali?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, tren kunjungan wisata di Pulau Dewata sebenarnya mengalami pertumbuhan positif. Selama periode Januari-Juli 2025, BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali  mencapai sekitar 3,98 juta kunjungan, naik 12,46% dibanding periode yang sama tahun 2024. Sedangkan untuk wisatawan domestik (wisnus) mencapai 2,29 juta kunjungan atau meningkat 31,96% dibanding Juli 2024.

Laporan lain menunjukkan secara keseluruhan tahun 2024, Bali telah menerima lebih dari 6,3 juta wisman, atau naik sekitar 20% dibanding 2023 yang mencapai 5,27 juta kunjungan. Tren ini diperkirakan berlanjut pada akhir tahun 2025, di mana kunjungan wisman diproyeksikan mendekati 7 juta.

Meski begitu, sebagaimana dikutip Kompas.com, Gubernur Bali, I Wayan Koster mengakui bahwa kunjungan wisatawan domestik (wisdom) di Bali pada 2025 ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hingga 31 Desember 2025, diperkirakan jumlah kunjungan wisdom hanya mencapai 9,4 juta. Menurun sekitar 600 sampai 700 ribu dari tahun sebelumnya yang mencapai 10,1 juta. 

Tugu Jogja foto Dinas Pariwisata DIY

Di sisi lain, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mencatat tren pertumbuhan wisatawan yang positif khususnya untuk wisatawan domestik. Laporan resmi dari BPS Provinsi DIY menyatakan bahwa selama Januari–November 2024, tercatat lebih dari 34,29 juta perjalanan wisnus ke Yogyakarta, yang menunjukkan tingginya arus wisatawan domestik ke wilayah tersebut.

Data BPS DIY juga menunjukkan kenaikan perjalanan wisatawan Nusantara di 2025, seperti peningkatan kunjungan hingga 10,24 juta perjalanan selama Januari–Maret 2025, naik 3,49% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY bahkan mencatat sebanyak 2,2 juta wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi di DIY selama periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Angka ini meningkat signifikan atau sekitar 50,40% dibandingkan libur Nataru 2024 yang tercatat sebanyak 1,5 kunjungan. Meski begitu kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY masih relatif rendah dibanding Bali.

Jika dibandingkan secara keseluruhan, Bali tetap unggul dalam menarik wisatawan internasional, terutama wisman, dengan jutaan kunjungan setiap tahunnya. Sementara itu, Yogyakarta menunjukkan dominasi wisatawan domestik, dengan puluhan juta perjalanan wisata lokal setiap tahunnya. Ini menunjukkan perbedaan profil pasar antara kedua destinasi di mana Bali cenderung lebih diminati wisatawan internasional, sedangkan Yogyakarta lebih diminati wisatawan domestik. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *