Ratusan Siswa Sambut Kedatangan Presiden, Bentuk Karakter Cinta Tanah Air

3 Min Read
Group of Indian schoolchildren in white shirts waving small Indian flags in a parade.
Sejumlah masyarakat berkesempatan menyaksikan secara langsung kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 8 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Mabur.co- Ratusan siswa SD hingga SMP menyambut kedatangan Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia dijadwalkan berkunjung ke Candi Prambanan bersama Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, Rabu (8/7/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi menjelaskan, untuk menyambut kunjungan kenegaraan kemarin telah disiapkan seribu siswa yang dibagi dalam dua kloter.

“Sebanyak 500 orang pada kloter pertama menyambut kedatangan dan 500 orang lainnya menyambut kepulangan. Siswa berasal dari jenjang SD maupun SMP yang berlokasi di Kapanewon Depok, Kapanewon Berbah, dan Kapanewon Kalasan. Mereka di tempatkan di area Pangkalan TNI AU Adisucipto dan Jalan Laksda Adisucipto,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Man in tan uniform and black hat seated indoors, gesturing with hands during a discussion, awards displayed in the background.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mustadi menjelaskan, penyiapan para siswa ini dia sebut didasarkan pada instruksi dari hasil rapat bersama pemerintah provinsi.

Dalam hal ini kabupaten melakukan tindak lanjut dengan membuat surat edaran pada kepala sekolah untuk mengkondisikan para siswa. Termasuk memberi arahan untuk menggunakan pakaian adat Jawa yang biasanya digunakan setiap Kamis Pon. 

“Sifatnya tidak wajib. Ini untuk kenegaraan dan bisa berpartisipasi. Alhamdulillah responsnya baik,” ujarnya. 

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta, Khamim Zarkasih Putro  mengatakan, sehubungan dengan pelibatan pelajar saat masa libur untuk menyambut Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri India di Kompleks Candi Prambanan, Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta mengapresiasi langkah pemerintah yang melibatkan generasi muda dalam agenda kenegaraan dan diplomasi budaya.

Ini sejalan dengan upaya membentuk karakter cinta tanah air dan wawasan global siswa.

Dalam keterlibatan pelajar wajib memenuhi 3 prinsip dasar pendidikan di antaramya, volunterisme yakni tidak ada unsur paksaan, harus atas persetujuan siswa dan orang tua. Selama keterlibatan siswa dijamin keamanannya mulai dari aspek transportasi, konsumsi, kesehatan, dan keselamatan selama kegiatan.

“Kegiatan harus dibarengi narasi pembelajaran tentang hubungan bilateral, nilai Candi Prambanan sebagai warisan dunia, dan makna kenegaraan,” ucapnya.

Smiling man wearing a gold ceremonial hat and blue batik shirt indoors.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta, Khamim Zarkasih Putro. (Foto: Dok. Pribadi)

Khamim mengingatkan bahwa masa libur adalah hak anak untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga.

Oleh karena itu, kegiatan tidak boleh mengganggu hak tersebut dan harus dijadwalkan seefisien mungkin.

“Dewan Pendidikan berharap kegiatan ini menjadi pembelajaran yang berkesan bagi siswa, bukan beban. Kami siap mengawal agar semangat kebangsaan tetap berjalan beriringan dengan pemenuhan hak-hak anak,” katanya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar