5 Hidden Gem Candi Eksotis di Yogya, Cocok Jadi Spot Foto Instagramable

5 Min Read
Person in a pink plaid wrap stands on a path before an ancient temple with tall, spire-topped towers in mist.
Spot foto instagramable yang disukai wisatawan. Foto: Istimewa

Mabur.co – Tak lengkap rasanya berkunjung ke Yogyakarta tanpa mengunjungi destinasi wisata candi. Hal itu tak lepas karena Yogya menyimpan puluhan candi eksotis peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. 

Selain Candi Prambanan dan kompleks Candi Ratu Boko yang terkenal, Yogya ternyata masih menyimpan banyak destinasi wisata candi dengan view yang tak kalah mempesona.

Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (4/7/2026), berikut ini 5 candi eksotis dan tersembunyi di Yogya dengan view memukau yang masih jarang dikunjungi, sehingga kerap menjadi lokasi favorit para pecinta fotografi.

1. Candi Ijo

Tourists sit and explore a historic stone temple complex at sunset, with a grassy foreground and blue-to-orange sky.
Candi Ijo (Foto: Instagram@andreasbagas_a)

Candi Ijo menjadi salah satu destinasi wisata candi yang paling eksotis di Yogya. Dibangun di atas kawasan perbukitan Prambanan, candi ini merupakan kompleks candi tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berada di ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut, kompleks candi Ijo terdiri dari 1 candi induk dan 3 candi perwara.

Di sini pengunjung bisa berfoto dengan latar panorama Kota Yogya berpadu dengan hamparan perbukitan Prambanan. 

Saat sore hari, pemandangan indah akan tersaji dari komplek kuno abad ke-10 ini. Cahaya matahari perlahan terbenam di balik bangunan candi menciptakan pemandangan yang sangat eksotis.

2. Candi Sewu

Person wearing a wide-brimmed hat walks toward towering ancient stone temples at sunset, within a historic ruin complex.
Candi Sewu (Foto: Instagram@roh_kyt)

Candi Sewu merupakan salah satu kompleks candi paling megah dan eksotis di Yogya dengan panorama yang tak kalah menawan dibanding Candi Prambanan, Borobudur, atau Candi Ratu Boko. 

Memiliki sekitar 249 bangunan candi perwara yang tersusun rapi mengelilingi candi utama, kompleks Candi Sewu kerap dijadikan sebagai spot para pecinta fotografi karena kemegahannya. 

Di kompleks candi Buddha terbesar kedua di Indonesia yang dibangun abad ke-8 ini, pengunjung bisa berfoto dengan latar panorama arsitektur bangunan candi yang megah dengan komposisi visual sangat menarik. 

Saat paling tepat mengunjungi candi ini adalah pagi atau sore hari.

Bias cahaya matahari yang menimpa susunan tumpukan batu candi akan menghadirkan suasana dramatis yang ikonik. Tak heran jika candi ini kerap menjadi tujuan para pecinta fotografi.

3. Candi Plaosan

Person in a pink plaid wrap stands on a path before an ancient temple with tall, spire-topped towers in mist.
Candi Plaosan (Foto: Instagram@syahdieaphotography)

Sering disebut sebagai candi kembar, Candi Plaosan terdiri dari 2 buah candi induk yang dikelilingi deretan candi perwara yang tersusun rapi dan simetris di sekelilingnya.

Candi yang dikenal sebagai simbol cinta Rakai Pikatan kepada Pramodhawardhani ini tak hanya dikenal memiliki arsitektur megah, namun juga kaya akan ragam hiasan ornamen yang sangat indah.

Di kompleks kuno abad ke 9 ini pengunjung bisa berfoto di berbagai sudut candi. Perpaduan susunan deretan candi perwara, lorong gapura sebagai pintu gerbang, hingga bangunan candi utama yang megah menjadikannya sebuah komposisi yang sangat indah.

Tak heran Candi Plaosan juga menjadi salah satu lokasi favorit untuk kegiatan fotografi, mulai dari potret wisata hingga prewedding. 

4. Candi Sambisari

Stone temple with multiple tiers and a central stepped tower, decorated with carved reliefs under a clear blue sky on a raised platform.
Candi Sambisari (Foto: jogjacagar.jogjaprov.go.id)

Candi Sambisari menjadi salah satu candi dengan keunikan tersendiri yang tidak ditemukan pada candi lainnya. Hal itu tak lepas karena posisi candi ini berada sekitar 6 meter di bawah permukaan tanah.

Saat pertama kali ditemukan, candi eksotis yang dibangun abad ke 9 ini dalam kondisi tertimbun material vulkanik dan kini menjadi salah satu situs sejarah yang paling unik di Yogyakarta. 

Hamparan rumput hijau yang mengelilingi kompleks candi yang terdiri dari 1 candi utama dan 3 candi perwara ini membuat suasana di sini terasa asri. Sudut-sudut bangunannya juga sangat menarik dijadikan latar fotografi.

5. Candi Barong

Two ancient stone temple towers on a raised, stepped platform at sunset with a warm orange sky behind them.
Candi Barong (Foto: jogjacagar.jogjaprov.go.id)

Seperti halnya Candi Ijo, Candi Barong juga dibangun di atas sebuah bukit dengan ketinggian 199 meter di atas permukaan laut.

Hal itu membuat candi ini memiliki panorama menawan berupa hamparan perbukitan hijau dan bentang alam yang luas dari pelataran candi.

Candi Hindu yang dibangun pada abad ke-9 ini memiliki bentuk bangunan yang unik. Terdiri dari dua candi utama yang berdiri di atas teras berundak dengan sebuah gapura megah di dekatnya.

Meski berlokasi tak jauh dari Candi Ratu Boko, Candi Barong masih relatif sepi sehingga sangat cocok untuk dijadikan spot kegiatan fotografi. Suasana yang tenang, menjadi kelebihan tersendiri. 

Pagi maupun sore hari merupakan waktu yang tepat mengunjungi candi ini. Di mana cahaya matahari nampak eksotis berpadu dengan arsitektur batu-batu candi menghadirkan nuansa dramatis dan memukau. ***

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar